Showing posts with label Coding. Show all posts
Showing posts with label Coding. Show all posts

Thursday, April 7, 2016

Kalderahmed

Contoh Program Menghitung Selisih Waktu Jam dan Menit secara OOP

By     No comments:
Contoh Program Menghitung Selisih Waktu Jam dan Menit secara OOP, Pada artikel kali ini Ngubekilmu ingin memberi coding membuat program menghitung selisih waktu(dalam jam dan menit) secara OOP berdasarkan jam mulai(jam,menit) dengan jam selesai(jam,menit). Data yang diinput adalah jam dan menit mulai, jam dan menit selesai. Format jam yangdiinputkan bisa berupa format 12jam ataupun 24jam.
Mari lihat codingnya dibawah ini:

#include <iostream>
using namespace std;

class Waktu{
private:
int j1,m1,j2,m2;
int jam,lama;
public:
Waktu()
{
jam=0;
}
void JamMulai()
{
cout<<"Mulai(jam,menit) ";
cin>>j1;
cin>>m1;
}
void JamSelesai()
{
cout<<"Selesai(jam,menit) ";
cin>>j2;
cin>>m2;
}
void ProsesMenit()
{
lama=((j2*60)+m2)-((j1*60)+m1);
cout<<"Lama(menit) "<<lama;
}
void ProsesJam()
{
while(lama>60)
{
jam++;
lama=lama-60;
}
cout<<"Lama(jam,menit) "<<jam<<","<<lama;
}
};

int main() 
{
Waktu W;
W.JamMulai();
W.JamSelesai();
W.ProsesMenit();
W.ProsesJam();
return 0;
}

Hasilnya:
 Program Menghitung Selisih Waktu Jam dan Menit secara OOP
Demikianlah coding dan hasil program menghitung selisih waktu jam dan menit yang dapat Ngubekilmu bagikan. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Read More
Kalderahmed

Contoh Program Menentukan Biaya Parkir secara OOP

By     No comments:
Contoh Program Menentukan Biaya Parkir secara OOP, Kali ini Ngubekilmu memberikan coding program untuk menentukan biaya parkir secara OOP yang dihitung berdasarkan lama parkir. Lama parkir dihitung dari jam masuk dan jam keluar. Asumsi jam masuk dan keluar parkir berupa angka 1-12 dan lama parkir maksimal 12 jam. Biaya parkir 2 jam pertama yaitu 2000, perjam berikutnya 500.
Mari lihat codingnya dan hasilnya:

#include <iostream>
using namespace std;

class Parkir{
private:
int m,n,l;
int biaya;
public:
Parkir()
{
biaya=0;
}
void JamMasuk()
{
cout<<"Jam Masuk : ";
cin>>m;
}
void JamKeluar()
{
cout<<"Jam Keluar : ";
cin>>n;
}
void LamaParkir()
{
if(n<m)
{
n=n+12;
l=n-m;
}
else
{
l=n-m;
}
cout<<"Lama Parkir : "<<l<<"jam"<<endl;
}
void Biaya()
{
while (1>2)
{
biaya = biaya + 500;
l--;
}
biaya = biaya + 2000;
cout<<"Biaya Parkir : "<<biaya;
}
};


int main() 
{
Parkir P;
P.JamMasuk();
P.JamKeluar();
P.LamaParkir();
P.Biaya();
return 0;
}

Hasil programnya:
Program menentukan biaya parkir 

Itulah hasil program menentukan biaya parkir yang Ngubekilmu buat, semoga bermanfaat. Terima kasih.

Read More
Kalderahmed

Contoh Program Menghitung Luas Segitiga secara OOP

By     No comments:
Contoh Program Menghitung Luas Segitiga secara OOP, Pada artikel kali ini Ngubekilmu akan memberikan coding untuk membuat program menghitung Luas Segitiga secara OOP(Pemrograman Berorientasi Objek). Nah program ini menggunakan attribute, method, setter dan getter yang sesuai dengan permasalahan. Program ini juga menggunakan konstruktor untuk input data yang diperlukan. 
Baiklah tidak perlu panjang lebar lagi, silahkan lihat dibawah ini: 

#include <iostream>
using namespace std;

class Segitiga{
private:
int alas, tinggi;
float luas;
public:
                //konstruktor
Segitiga(int a,int t)
{
alas=a;
tinggi=t;
}

float hitungLuas()
{
return (0.5*alas*tinggi);
}

void tampilSegitiga()
{
cout<<"Alas : "<<alas<<endl;
cout<<"Tinggi : "<<tinggi<<endl;
cout<<"Luas : "<<hitungLuas()<<endl;
}

void SetSegitiga()
{
cout<<"Masukkan Alas = ";
cin>>alas;
cout<<"Masukkan Tinggi = ";
cin>>tinggi;
}

int GetAlas()
{
return alas;
}
int GetTinggi()
{
return tinggi;
}
};

int main()
{
Segitiga S(4,5);
int a,t;
S.SetSegitiga();
a=S.GetAlas();
t=S.GetTinggi();
S.tampilSegitiga();
return 0;

}

Hasil tampilannya:

Itulah coding untuk membuat program menghitung Luas Segitiga secara OOP(Pemrograman Berorientasi Objek)

Read More

Monday, March 14, 2016

Kalderahmed

Contoh Membuat Program Inheritance mencari Volume Bangun Ruang

By     No comments:
Contoh Membuat Program Inheritance mencari Volume Bangun Ruang, Inheritance adalah Pewarisan. Inheritance merupakan turunan atau pewarisan suatu class ke class baru dengan mewakili semua fungsi yang ada di class utama (Parent Class). Inheritance sangat sering digunakan dalam promgraman berorientasi objek atau OOP. Dengan kata lain, Class utama (parent class) dengan class turunannya berhubungan satu sama lain. 

Dibawah ini adalah contoh Programnya :

#include <iostream>
using namespace std;

class Bangun3D
{
private:
protected:
int sisi1,sisi2,sisi3;
float volume;
public:
};


class Balok: public Bangun3D
{
private:
public:
void hitungvolume()
{
int panjang,lebar,tinggi;
panjang = sisi1;
lebar = sisi2;
tinggi = sisi3;
volume = panjang*lebar*tinggi;
}
void setsisi(int p, int l, int t)
{
sisi1 = p;
sisi2 = l;
sisi3 = t;
}
void tampil()
{
cout<<"Volume Balok = "<<volume<<endl;
}
};

class Silinder : public Bangun3D
{
private:
public:
void hitungvolume()
{
int jari, tinggi;
jari = sisi1;
tinggi = sisi2;
volume = 3.14*jari*jari*tinggi;
}
void setsisi(int p=0, int l=0, int t=0)
{
sisi1 = p;
sisi2 = l;
sisi3 = t;
}
void tampil()
{
cout<<"Volume Silinder = "<<volume<<endl;
}
};

int main() 
{
cout<<"Peritungan volume Balok"<<endl;
Balok B;
B.setsisi(2,3,4);
B.hitungvolume();
B.tampil();
cout<<endl;
cout<<"Peritungan volume Silinder"<<endl;
Silinder S;
S.setsisi(2,3);
S.hitungvolume();
S.tampil();
return 0;
}

Outputnya :
Hasil Program Inheritance Volume Bangun Ruang

Nah demikianlah code Inheritance yang dapat Ngubekilmu bagikan. Semoga Bermanfaat, Terima Kasih.

Read More

Saturday, March 12, 2016

Kalderahmed

Contoh Membuat Program Penjumlahan,Perkalian,dan Tranpose Matrik ordo 2x2

By     No comments:
Contoh Membuat Program Penjumlahan,Perkalian,dan Tranpose Matrik ordo 2x2, Kali ini Ngubekilmu ingin membagi Code untuk membuat matrik array 2Dimensi penjumlahan,perkalian,dan transpose matrik ordo 2x2 dengan bahasa C. Dalam membuat matrik, Array sangat diperlukan.

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

int main() {
int a,b,c;
int A[2][2];
int B[2][2];
int C[2][2];
int D[2][2];
int E[2][2];
printf("Inputkan elemen matrik A \n");
printf("-------------------------------------\n");
for(a=0;a<2;a++)
{
  for(b=0;b<2;b++)
  {
  printf("= Input Matrik A[%d][%d] : ",a,b);
  scanf("  %d", &A[a][b]);
  }
  printf("\n");
}


printf("Inputkan elemen matrik B \n");
printf("-------------------------------------\n");
for(a=0;a<2;a++)
{
  for(b=0;b<2;b++)
  {
  printf("= Input Matrik B[%d][%d] : ",a,b);
  scanf("  %d", &B[a][b]);
  }
  printf("\n");
}
printf("Matriks A \n");
printf("--------------\n");

for(a=0;a<2;a++)
{
  for(b=0;b<2;b++)
  {
  printf(" %d",A[a][b]);
  }
  printf("\n");
}
printf("\n");
printf("Matriks B \n");
printf("--------------\n");

for(a=0;a<2;a++)
{
  for(b=0;b<2;b++)
  {
  printf(" %d",B[a][b]);
  }
  printf("\n");
}
printf("\n");
printf("Matrik C Penjumlahan\n");
printf("-----------------------\n");
for(a=0;a<2;a++)
{
for(b=0;b<2;b++)
{
C[a][b]= A[a][b] + B[a][b];
printf("%d\t",C[a][b]);
}
printf("\n");
}
printf("\n");
printf("Matrik D Perkalian  \n");
printf("-----------------------\n");
        for(a=0;a<2;a++)
        {
            for(b=0;b<2;b++)
            {
                D[a][b]=0;
                for(c=0;c<2;c++)
                {
                    D[a][b]=D[a][b]+(A[a][c]*B[c][b]);
                }
                printf("%d\t ", D[a][b]);
            }
            printf("\n");
}
printf("\n");
printf("Transpose matrik A \n");
printf("-----------------------\n");
for(a=0;a<2;a++)
{
for(b=0;b<2;b++)
{
E[a][b] = A[b][a];
printf("%d\t",E[a][b]);
}
printf("\n");
}
    
printf("\n");
printf("Transpose matrik B \n");
printf("-----------------------\n");
for(a=0;a<2;a++)
{
for(b=0;b<2;b++)
{
E[a][b] = B[b][a];
printf("%d\t",E[a][b]);
}
printf("\n");
}
    
printf("\n");
printf("Transpose matrik C \n");
printf("-----------------------\n");
for(a=0;a<2;a++)
{
for(b=0;b<2;b++)
{
E[a][b] = C[b][a];
printf("%d\t",E[a][b]);
}
printf("\n");
}
    
printf("\n");
printf("Transpose matrik D \n");
printf("-----------------------\n");
for(a=0;a<2;a++)
{
for(b=0;b<2;b++)
{
E[a][b] = D[b][a];
printf("%d\t",E[a][b]);
}
printf("\n");
}
return 0;
}

Outputnya:


Hasil Program Matrik array 2x2

Mudah kan? Semoga bermanfaat untuk anda. Terima Kasih.


Read More

Thursday, March 10, 2016

Kalderahmed

Contoh Membuat Program Jual Baju dengan OOP

By     No comments:
Contoh Membuat Program Jual Baju dengan OOP, Nah Kali ini Ngubekilmu memberi Code/Coding untuk membuat Program jual baju dengan menggunakan OOP(Pemrograman Berorientasi Objek). Cekidot!!


#include <iostream>
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
using namespace std;

class Baju{
private:
    int i,ukuran,jumlah,harga;
public:
    void input(int i)
    {
            cout<<"=======\n";
            cout<<"Pembelian ke-"<<i+1<<"\nPilihan input baju:\n1.S\n2.M\n3.L\n";
            cout<<"Pilih size dengan Nomor:";
            cin>>ukuran;
            cout<<"Jumlah baju: ";
            cin>>jumlah;
    }
    void checksize()
    {
          switch(ukuran)
            {
                case 1: cout<<"Pilihan size anda adalah S (Small)\n";
                        harga=100*jumlah;
                        break;
                case 2: cout<<"Pilihan size anda adalah M (Medium)\n";
                        harga=200*jumlah;
                        break;
                case 3: cout<<"Pilihan size anda adalah L (Large)\n";
                        harga=300*jumlah;
                        break;
            }
    }


    void output()
    {
        cout<<"Total baju yang anda beli adalah "<<jumlah<<"\n";
            if(jumlah>3)
            {
                cout<<"Anda mendapat diskon"<<endl;
                harga=harga/2;
            }
            cout<<"Total pembayaran anda adalah: "<<harga<<"\n";
    }
};

int main()
{
    Baju b;
    int a;
    for(a=0;a<5;a++)
    {
        b.input(a);
        b.checksize();
        b.output();
    }
    return 0;
}

Outputnya:
Contoh Program Menjual Baju

Agak memutar otak sedikit sih, tapi silahkan anda pahami yaa. Semoga bermanfaat & Terima Kasih.

Read More